Selamat datang di MailCantik.blogspot.com, terima kasih atas kunjunganya dan jangan sungkan untuk kembali lagi
,
Saturday, January 29, 2005
teman
Sebagian merasa hidup ini tidak akan pernah mencapai maknanya tanpa kehadiran seorangpun teman. Teman adalah orang-orang yang dicintainya dan yang mencintainya pula Orang-orang yang dengan keluasan hati menerima dirinya apa adanya, tanpa bumbu dan banyak cela.

Menyayangi teman, sama sekali bukan berarti menafikan kecintaan kepada yang lain Kecintaan kepada keluarga, kepada diri sendiri, sebab tiap-tiap jendela cinta memiliki ruangan tersendiri di hati yang tidak akan mampu disamakan dengan cinta-cinta lain Yang kesemuanya tidak saling berhimpit tidak pula bersinggungan. Namun tiap-tiap kecintaan mengisi bilik-bilik hati yang berbeda-beda. Kesemua cinta hendaknya merupakan suatu refleksi cinta kepada Allah SWT. Suatu pendaran keemasan dari keimanan, desiran sejuk angin kerinduan, dan deburan tegar ombak keistiqomahan.

Teman, bagiku kata itu adalah ungkapan kerinduan dan sejuta harapan. Harapan untuk dapat saling menegur dan meneguhkan. Membuang jauh-jauh kata perbedaan dan mencoba untuk mengawali segalanya dari kesamaan. Pada kata itu kutemukan hakikat hidup dan kehidupan, karena bersamanya aku menahan derita dan sengsara, gundah dan gulana, namun begitu manis terasa segala kerutan layar perjuangan karena Allah lah yang telah membuatnya.

Teman, bertemankan jiwa-jiwa yang ber-izzah mulia dan ghiroh menggelora, dengan segudang ide dan idealisme yang Robbani. Meniti jembatan yang sama, dengan tekad yang serupa dan seragam kebesaran jiwa. Bukan untuk sekedar menghabiskan sisa minuman kehidupan dunia, tapi hidup untuk sebuah cita yang takkan pernah kandas sia-sia. Pantas saja jika Rosululloh mewasiatkan agar kita menjadikan mereka yang sholeh sebagai teman kepercayaan.

Ah teman, harus kita terima bahwa berteman bukan berarti untuk selalu bersama secara harfiah Suatu saat pasti kita akan terpisah pula. Menempati lini-lini berbeda di setiap sudut kehidupan, agar setiap insane dapat tersentuh cahayaNya


posted by kangmasanom @ 2:23 AM   |
Friday, January 28, 2005
mencintai
Adalah sesuatu yang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia tak pernah membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang sedangkan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.

Teman terbaik adalah teman dimana ketika kita duduk bersama disebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus berpisah dengannnya, terasa seolah hal tersebut merupakan percakapan paling menyenangkan yang pernah dilakukan bersama.

Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal tersebut menghampiri kita.

Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi saja kemanapun kita ingin pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan, karena kita hanya memiliki satu buah kehidupan dan satu buah kesempatan untuk dapat melakukan semua hal yang kita inginkan.

Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita merasa hal yang kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti yang lain pula.

Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancur-kan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat mungkin juga mampu menamba beban batin seseorang, dan... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.

Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa selalu membutuhkan semua hal terbaik, mereka hanya berfikir bagaimana menciptakan semua hal menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya.

Cinta dimulai dengan sebuah senyum dan berakhir dengan air mata. Ketika kita dilahirkan, kita adalah orang yang menangis, sementara orang-orang disekeliling kita tersenyum bahagia.Ketika kita menanggalkan hidup, maka kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia... sementara orang disekeliling kita menangis

posted by kangmasanom @ 1:44 AM   |
Thursday, January 27, 2005
berfikir sederhana
Berfikir sederhana

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

posted by kangmasanom @ 5:30 AM   |
Wednesday, January 26, 2005
iklas
Sehabis sholat subuh,segera kumenuju dapur ada sesuatu yang harus kupersiapkan tuk sarapan pagi ini. Satu hal yang paling tak kusukai adalah ketika melihat sisa-sisa makanan di meja makan. Tidak banyak memang, tapi bermacam-macam. Kalau kuhangatkan terkadang sayur-sayur itu sudah tak terasa enak lagi,apalagi aku tinggal sendiri,terkadang jadi kurang berselera sambil mencuci bekas piring-piring yang menumpuk, tiba-tiba pikiranku melayang ke masa kecilku.

Dulu hampir setiap hari ibu juga memiliki sisa makanan. Tapi seingatku beliau tidak pernah membuang semua makanan itu. Selalu beliau sisihkan makanan-makanan yang masih enak untuk dimakan. Dan pagi hari saat ada peminta-minta datang, ibu mengundangnya masuk dan menawarkannya. Terkadang juga ditambah dengan lauk yang ibu masak hari itu. Dan aku ingat betul, meski dengan hanya berlauk ala kadarnya, subhanAllah... raut muka mereka selalu cerah dan lahap menyantap hidangan itu. Tak henti-hentinya mereka mengucapkan terima kasih.

Saat itu seringkali aku berpikir, mengapa hanya dengan makanan masakan kemaren itu mereka begitu gembira dan lahap sekali memakannya. Padahal kalau aku… jangankan makanan kemaren, makanan yang baru dimasakpun susah untuk menggoda selera. Sampai terkadang ibu harus menasehatiku panjang-panjang. Ah…jadi ingat betapa bandelnya aku waktu itu.

Alhamdullillah kebandelan itu tak melekat lama setelah aku sering memperhatikan pelajaran hidup dari lingkunganku dan perantauanku.

Peristiwa yang sering juga kuingat, setiap kali ibu menyuruhku membeli tempe di rumah mbah Kurdi, beliau akan dengan fasih mengucapkan syukur dan mendo'akan kemurahan rezeki bagi keluarga kami. "Alhamdullillah, Gusti Allah andum rezeki leh... Mugo-mugo rezekinya ibu lan bapak ditambah-tambah, dadi mbah Kurdi kecipratan." (Alhamdullillah Gusti Allah membagi rezeki.Semoga ibu dan bapak rezekinya bertambah-tambah, sehingga mbah Kurdi juga kebagian).

Kata-katanya sangat sederhana, tapi selalu membikin hatiku terenyuh. Dan begitulah setiap saat ada orang datang membeli tempe produksinya, lisannya tulus mengucapkan syukur dan doa buat mereka. SubhanAllah..

Mengingat itu, tiba-tiba mataku berlinang. Betapa Allah menghadiahkan ucapan yang selalu indah bagi mereka yang sebenarnya mendapatkan ujian yang menurutku sangat berat. Ucapan syukur yang tulus, ucapan do'a yang ikhlas, yang seakan-akan mereka berada pada posisi yang sangat bahagia. Atau mereka memang orang-orang yang bahagia? Yang memang selalu merasa cukup atas apa yang Allah berikan pada mereka. Aku jadi ingat ucapan seorang ustad yang pernah aku dengar,kebahagiaan itu bila kita merasa ikhlas dan ridho dengan apa yang didapat dari Allah. Selama kita merasa cukup, maka akan selalu terasa bahagia. Tetapi bila kita tidak pernah merasa cukup dengan pemberian Allah, sebanyak apapun kekayaan atau keahlian kita, maka kita pasti tidak akan pernah merasa puas dan pasti tak akan pernah merasa bahagia.

Astagfirullah, bagaimana dengan aku? Apakah aku masih terlalu sering mengeluh merasa kurang cukup juga atas pemberian-Mu?Ya Allah, betapa malunya aku. Kalau saja mereka yang berpenghidupan seperti mereka-mereka itu selalu cukup atas pemberian-Mu, kenapa aku tidak?

Kuringkas makanan yang ada di meja,kupanaskan sebentar dan kubikin nasi goreng, alhamduliah enak juga ,mungkin karena lapar juga.

posted by kangmasanom @ 11:32 AM   |
Tuesday, January 25, 2005
metode
assalamualaikum wr wb

Dalam kehidupan sehari hari kita memang terkadang dituntut untuk
lincah/memiliki kebijaksanaan/hikmah dalam menjelaskan dan berbicara
kebenaran pada orang lain ..

Kita perlu mengolahnya dengan cara yang baik .. sehingga tujuan yang
kita inginkan tercapai, banyak terjadi tujuan yang benar tapi
disampaikan dengan cara yang kurang tepat, sehingga jadinya kurang
memuaskan al quran sendiri mengatakan ..ud'uu ila sabili rabbika bil
hikmah wa mauidzah al hasanah wa jadilhum bil latiy hiya ahsan ..(QS
16:125)serulah kepada jalan Rab-Mu dengan hikmah(cara yang pas) dan
pelajaran yang baik dan debatlah/bantahlah mereka dengan cara yang
lebih baik ..

Jadi ..ketika mungkin kita melihat kawan kita melakukan kesalahan,
atau melakukan sesuatu yang kurang pas ..sewajarnya memang harus kita
sampaikan/tegur/ingatkan, dan coba cari yang paling untuk tepat
menyampaikannya .. sesuai dengan karakter, tabiat, situasi dan
kondisi yang melingkupinya ...

Dalam kaidah fiqh da'wah mungkin sudah kita kenal metode metode
seperti itu ...jangan menyulitkan, berilah kemudahan.jangan menakut
nakuti, berilah kabar gembira,jangan mendikte tapi berilah pemahaman

semoga bermanfaat.

wassalamualaikum wrwb
posted by kangmasanom @ 6:54 AM   |
Sunday, January 23, 2005
kucing
assalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh

Minggu pagi yang cerah,Yanti kecil menghampiri Oomnya yang sedang asyik memandikan kucing kesayangannya ..Yanti kecil tak habis pikir, kenapa ya Oom-nya sayang betul sama kucingnya itu, tiap pagi dimandikan, dikasih makan secara teratur ..

"Dooooor" .. ya Allah..Yantii...si Om terpekik kaget "aduh Yanti, kamu ini ngagetin Om saja" Yanti tergelak dan dengan manja bergelandotan di bahu Oom-nya

"Kenapa sih Om, kok sayang betul sama kucing ?" "iya, ini kucing pinter, sering betul menangkap tikus yang mau makan ikan didapur" ...
"ooo, itu doang Oom ?" "iya itu aja, kucing itu kan buat nangkap tikus, jadi kalau nggak pinter nangkap tikus ya ndak bakal Om sayang kucingnya,"itu kucing tetangga ada yang bagus lho Oom, bulunya tebal, gemuuuk sekali", si Yanti ikut ikutan ngelus si kucing ..
"iya tapi ndak bisa bunuh tikus itu kucingnya, buat apa dipelihara kalau nggak bisa bunuh tikus ... ndak berguna"

"ooo .. " Yanti manggut manggut kayak orang tua ..
"kita hidup juga musti begitu .. musti sesuai dengan tujuan kita .." "memang tujuan kita apa Oom ?" timpal Yanti menengadah melihat wajah Oomnya.

"ya tujuan kita hidup ini kan buat beribadah sama Allah .. jadi kita musti kayak kucing tadi, kalau tujuannya buat nagkap tikus ya musti pinter nagkap tikus, kalau nggak ya tidak berguna sebagai kucing, begitu juga hidup kita ini, kalau kita tidak bisa beribadah dengan betul, ya buat apa hidup ..walaupun kucingnya gemuk, mahal kalau tidak bisa nyari tikus ya percuma, begitu juga kita, meskipun kita berpangkat, dihargai orang, punya uang banyak, pakaian mahal, makan selalu makan yang lezat lezat, otak kita encer, jabatan tinggi .. tapi kalau kita tidak mau beribadah ya kita ini tidak berguna "

"Tidak penting warna kucingnya apa, dari jenis apa, yang penting bisa bunuh tikus ndak ? ""tidak penting suku kita ini apa, warna kulit kita apa, nasabnya bagus atau tidak, yang penting bisa dan mau beribadah dengan betul tidak ?"

"Emang ibadah yang betul itu seperti apa sih Oom ?"
"ya niatnya musti ikhlas karena Allah, dan caranya musti mengikuti cara rasul "

"Yanti kan rajin puasa pas ramadhan Oom ?"
"iya, bagus, tapi sehabis ramadhan musti lebih rajin lagi, jangan hanya beribadah pas bulan romadhon saja, habis romadhon trus meninggalkan ibadah, itu namanya Yanti menuhankan bulan ramadhan, bukan menuhankan Allah, itu tidak boleh .."

"oo gitu ya Oom ..." ..
"iya Yan.."

wassalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh

posted by kangmasanom @ 1:25 AM   |
Saturday, January 22, 2005
dimana
Dimana Riri , ya Allah?...

Ingat nama Aceh,stunami,mengingatkan seorang temen,adik angkat walaupun dalam islam ada aturan tertentu tuk mengangkat saudara nonmukhrim menjadi saudara angkat kita juga tahu itu,oks tak perlu dibahas itu.

Gimana ya kamu sekarang, bagaimana keadan kamu?juga keluarga kamu?wallahu'alam tak pernah kuberhasil mencari keterangan tentang kamu atu keluarga kamu hp kamu sekarang sudah tak aktif, dan hp ibu kamu jangankan call bisa masuk sms pun selalu gagal.Aku juga tahu bila kirim surat waktu dulu memakan waktu sebulan biarpun pakai yang namanya kilat kusus etc,apa lagi sekarang dengan keadan semacam ini.

Terahir mendengar kabar dan suara kamu bulan mei sehabis pengumuman kelulusan kamu dari smu dan berkeingninan melanjutkan ke AKPER di bogor tapi tak jadi terus ambil di Medan,dan aku masih ingat kamu kirimkan kartu lebaran yang lucu khas ABG dan kuterima awal desember biasa satu bulan setelah lebaran,Maafin kakak tak pernah aku balas kartu kamu, call bahkan sms tuk membalas pun tiada, sebetulnya ketika kakak kirim sms dan call kamu tuk kabari kaka akan kirim surat balasan kartu lebaran yang sangat terlambat itu ternyata betul betul terlambat dan bakkan tak bisa sms dan call pun pending,tiba-tiba begitu sangat mengejutkan lihat berita di tv ada gempa dan tsunami di Aceh.

Riri Anggraini,kabar kamu tetap kaka berusaha mencari bagaimana keadaan kamu,seharusnya kamu Ulang Tahun Yang ke 18 bulan januari ini tepatnya tgl 20 maafin kaka adiku ,sebenarnya begitu banyak yang ingin kk tulis tapi tak tahu mesti menulis apa?

Riri
jl Pendidikan no 2 lorong Purnama
Ds Sayang Ibu Meurandeh 2 Langsa kota
Aceh timur hp 081361547837


posted by kangmasanom @ 6:58 AM   |
Wednesday, January 12, 2005
sibuk
assalamualaikum wrwb

Mohon maaf tuk temen2ku semua bila jarang posting,..dan shoutboxnya hilang... isyAllah nanti akhtif lagi dan shoutbox di pasang kemabali, dan maaf juga kalo belum bisa berkunjung ke blog kamu kamu semua...masih ada yg mesti di kerjakan dan di selesaikan dulu..(lg berlatih jadi anak sibuk )

wassalamualaikum wrwb

posted by kangmasanom @ 7:28 AM   |
Tuesday, January 11, 2005
terasing
assalamualaikum wr wb

Ketika mungkin suatu saat kita berubah dari ndak pernah sholat, lalu
sholatdi musholla kantor .. mungkin situasi kayak gini akan menerpa
kita .. ketika kita mungkin dulunya suka mabok . lalu sekarang duduk
di masjid ..lalu kebetulan lewat di tempat kita mabok mabokan dulu ..
sangat mungkin terjadi .. ungkapan ungkapan seperti "eh awas, ada
orang alim lewat" "stt,sttt ..minggir, pak haji mau lewat tuh" "eh,
ente aliran mana sih? kok gitu gitu amat ?"
bla bla bla ... akan terlontar ...

ketika kita dulunya sangat suka memperbincangkan hal hal duniawi
semata dengan penuh hiasan canda dan tawa yang ndak ada ujung
pangkalnya, lalu tiba tiba kita berubah jadi orang dengan kata kata
penuh nasehat keluar dari mulut kita yang bersifat agamawi, mungkin
orang orang/teman2 kita itu akan mencibir atau mentertawakan kita ..
katanya sok alim or whatever lah atau munngkin mereka sekedar
mengedip-ngedipkan mata sesama temannya ketika kita melintas di
situ ...

Begitulah ... ketika kita mencoba merubah posisi perilaku kita,
mungkin hal hal diatas adalah sebuah kewajaran .. tak jarang setelah
itu mungkin anda akan seperti jauhhhh sekali dari kawan kawan lama
anda ... minimal waktu anda bersama bareng mereka jadi berkurang ...

Tapi jangan khawatir deh sahabat .. kejadian seperti ini memang
sebuah test case buat mereka yang mau berubah .. bahkan dijaman
rasulpun ini pernah terjadi dan bahkan diabadikan dalam Al Quran ...

"Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang
menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang
beriman lalu dihadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan
matanya. Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada
kaumnya, mereka kembali dengan gembira. Dan apabila mereka melihat
orang-orang mu'min, mereka mengatakan:"Sesungguhnya mereka itu benar-
benar orang-orang yang sesat" QS 83: 29-32

wasalamualaikum wrwb
posted by kangmasanom @ 7:23 AM   |
Sunday, January 09, 2005
sudahkah siap
Assalamualaikum warohmatullohi wabarohkatuh

subhanAllah ... walhamdulillaah laa ilaa ha illa Allah Allahu akbar ...

Ada yang mungkin menarik dari bulan ini (Dzul hijjah).Dzul artinya = Orang Hijjah = hujjaj = orang yang pergi jauh .secara filosofis memang kita lihat dalam bulan ini ummat Islam dari seluruh pelosok dunia, berbondong bondong mengunjungi Rumah Allah, pergi jauh emninggalkan anak istri, kampung halaman dan rumahnya menuju ke Baitullah ...

bagi kita yang tidak pergi haji ..hendaknya kita merenungkan ..Dzul Hijjah .. orang yang bepergian jauh ..kemanakah kita pergi .. akan kemana ?
kalau kita lihat umur kita .. sudah 25 tahun lebih mungkin ...kita tengok ke belakang .. ah .. sudah 25 tahun lebih kiranya kita bertebaran di Bumi Allah ini, mencari rezeki untuk bisa bertahan hidup ah rupanay sudah 25 tahun lebih ..
apa yang sudah saya hasilkan selama ini ?

tapi sahabat ..rasanya menengok kebelakang .. tak seberapa jauh ..kalau kita melongok kedepan ..rasanya perjalanan kita masih akan sangat jauh ...kita masih akan melalui alam kubur .. lalu mengalami hari kebangkitan kita juga akan ikut dalam proses perhitungan amal lalu ke akhirat tempat kembali terakhir (surga atau neraka)Subhanallah .. sahabat .. rasanya memang masih jauh perjalan yang harus kita tempuh

"Hai orang orang yang beriman, bertaqwalah keapda Allah,dan hendaklah tiap diri itu memperhatiakn apa yang telah diperbuat untuk hari esok ...." ( QS 59 : 18)

Rasul pernah berkata .. antum kabili sabil ..kalian seperti pengembara ..Sungguh tepat ..kita memang seperti pengembara .. yang akan menuju ketempat kediaman terakhir ... yaitu akhirat ..

sudahkah kita siapkan "senter" penerang kubur kita ?
sudahkah kita siapkan "kasur" di kubur kita ?
sudahkah kita siapkan "teman" di kubur kita ?
sudahkah kita siapkan "pengacara" di hari perhitungan kelak ?

mati bukanlah tempat peristirahatan terakhir ...justru dia adalah awal perjalanan baru ... suatu ketika ada orang meninggal yang iring-iringannya lewat di depan nabi ...

Aisyah ra mencolek nabi dan berkata .."Innahu kadisytaro ya rasul" -- " Enak ya rasul, orang itu beristirahat"Rasul menjawab .."La .. innahu ibtada` ya aisyah" .. "tidak, orang itu baru memulai"

benar ..kubur bukanlah tempat istirahat terakhir .. justru disanalah kita memulai perjalanan baru episode baru kehidupan kita untuk jangka waktu yang hanya Allah yang tahu ..disitulah kita akan melihat apakah kita ke surga atau ke neraka distulah kita akan emmulai ..apakah bumi ini akan terasa sesak menghimpit dan menghancurkan tulang kita ataukah bumi ini terasa lapang sehingga kita bebas bernapas di alam kubur

Disinilah dimulai .. apakah kita akan meraba raba dalam kegelapan kubur, ataukah memanndang indah cahaya kubur .Disinilah dimulai, apakah kita akan berteman dengan makhluk buruk atau makhluk indah sebagai buah amalan kita di dunia ... ya benar kata Rasul .. innahu ibtada` .. dia memulai sesuatu yang baru ...

Mari .. mari kita renungkan apa yang dikatakan Umar bin Khattab ..
"haasibu anfusakum qobla an tuhaasiba" .. "hisablah dirimu sendiri sebelum dihisab": mari, tak bosan bosannya saya mengajak diri saya sendiri serta para sahabat disini ..untuk senantiasa menghitung ...untuk senantiasa bermuhasabah,senantiasa bermunajat kepada Allah ..senantiasa bertebaran dimuka bumi untuk mencari Rizki yang diridhai Allah,senantiasa menautkan hati nurani kita dengan kehendak Allah dan rasul-Nya ..haasibu .. haasibu ..wa tubu ilallaah ...

wallahu a'lam bisshawab
wassalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh
posted by kangmasanom @ 7:26 AM   |
About
Kangmasanom sekarang telah menjadiseorang ayah dan saat ini masih tinggal di Pnk

Mau chating dengan kangmasanom yach mau chatting ya kangmasanom
Acak-acak
Artikel Terbaru
Archives
Shoutbox

Holly Qur'an

Deteksi
Ada online

eXTReMe Tracker miniscu Center