Selamat datang di MailCantik.blogspot.com, terima kasih atas kunjunganya dan jangan sungkan untuk kembali lagi
,
Sunday, August 15, 2004
surat buat tersayang
Kepada:
Yang Tersayang

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ukhti tersayang,

Surat ini khusus buatmu saja.

Sebuah ungkapan hati yang selama ini kupendam jauh didalam lubuk hati.

Ukhti,

Tahukah engkau,
Ada rasa hormat di diri ini, bahkan untuk sekedar menatap wajahmu. Rasanya tak pantas untuk kulakukan itu, karena cahaya Ilahi yang memancar itu terlalu kuat untuk dapat kupandang. Takut hati ini akan getaran yang menyiksa .......

Ukhti sayang,

Sejujurnya ....
Ada semangat yang kau alirkan dalam hari-hariku lewat akhlaqmu yang terkadang menyindir kelemahan dan keluh kesahku. Semangatmu terkadang jauh diatas apa yang bisa dilakukan oleh diri ini.

Ukhti,
Bergetar hati ini,

Setiap namamu disebutkan, atau terpampang dalam sebuah susunan kegiatan amal sholih. Seolah tak habis waktumu untuk korbankan sesuatu bagi kemaslahatan ummat dan kaummu.

Bangga itu menggelegak,

Ketika dengan lancar kau lafadzkan ayat-ayat suci. Ketika namamu menjadi referensi ilmu teman-teman sejawatmu.

Ukhti sholihat,
Kusering membayangkan,

Sambil tersenyum ....
Beberapa bocah kecil berlari riang di sekelilingmu. Bercanda bergelayutan di kerudung panjangmu.

Tiba-tiba seorang diantara mereka terjatuh, wajahnya meringis memegang lututnya. Tangisnya hampir meledak, ketika dengan cepat tanganmu membelai rambutnya yang tertutup jilbab merah muda berenda hasil tanganmu. Sang anak lupa sakitnya, langsung meloncat riang dalam dekapanmu, diiringi teriakan cemburu kakak-kakaknya. Secarik senyuman sekejap menghiasi wajahmu.

Ukhti pujaan,...
Kusering mendamba,
Bercerita tentang lelah diri ini berjuang dalam kalimatNya.

Dengan seksama kau dengar, sambil merapikan beberapa baju taqwa hadiah dari santri-santri binaanmu untukku.

Usaiku bercerita, kau tatap diriku. Lirih tapi pasti kau utarakan janji Allah kepada tentara-tentaranya. Lembut, kau marahi keluh kesah diri ini.

Semangat itu kembali hadir. Lemah itu telah kau buang entah kemana.

Yang tinggal hanyalah aliran harapan untuk bertemu lagi nanti dalam keabadian janji Allah.

Ukhti sayang,
Izinkan diri ini untuk tetap berdo’a pada Pemilikmu.
Izinkan diri ini untuk tetap meminta pada Perancangmu.



Robbana Hablana min Azwajina wa Dzuriyatina Qurrata ‘aiyun waj-alna lil Muttaqiina Imama.



Amin Ya Robbil ‘Alamin.



Ukhti,

Surat ini kutulis untukmu,

Dan hanya untukMu ...


posted by kangmasanom @ 1:49 AM   |
About
Kangmasanom sekarang telah menjadiseorang ayah dan saat ini masih tinggal di Pnk

Mau chating dengan kangmasanom yach mau chatting ya kangmasanom
Acak-acak
Artikel Terbaru
Archives
Shoutbox

Holly Qur'an

Deteksi
Ada online

eXTReMe Tracker miniscu Center